ABG Cikampek Disetubuhi Pacar, Ibunya Lapor Polisi

images

KARAWANG, TVBerita.com-Tak terima anak gadisnya berinisial HN (14) yang masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) disetubuhi oleh pacarnya, seorang ibu melaporkan ke Unit IV PPA, Kepolisian Resort (Polres).

Kasat Reksrim Polres Karawang AKP Doni Satria Wicaksono melalui Kanit unit IV PPA Iptu Yoga Prayoga mengatakan, kasus ini terungkap setelah ibu HN melapork ke Polres Karawang. Atas laporan itu, penyidik Unit PPA menangkap tersangka WH (18) warga Cikampek Kota ini saat kepergok membawa korban ke sebuah penginapan di wilayah Kotabaru.

Dikatakan, dalam hotel itu WH telah melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan HN. “Intinya, keluarga korban tidak terima dengan perbuatan pelaku yang telah menyetubuhi anaknya. Hingga akhirnya kasus ini dilaporkan ke polisi,” kata Yoga kepada KORAN BERITA, Jumat (19/9) di ruang kerjanya.
Selasa (10/9),

saat WH akan kembali melakukan persetubuhan dengan korban disebuah penginapan di kota baru, diketahui oleh masyarakat dan di laporkan ke Polsek Kotabaru. “Setelah mendapat laporan, bahwa ada sepasangan pemuda-pemudi masuk ke sebuah penginapan dengan berpakaian seragam SMP saat jam sekolah, anggota Polsek Kotabaru langsung mendatangi tempat itu dan ditemukanlah pasangan itu dalam kamar tersebut,” katanya.

Menurutnya, yang paling membuat keluarga korban kesal dan marah kepada pelaku, saat akan dimintai keterangan oleh petugas di Mapolres Karawang pelaku mengaku sebelumnya juga pernah melakukan perbuatan serupa di wilayah Kosambi, tepatnya di sebuah perkebunan di Curug.

“Korban juga mengakuinya bahwa korban telah disetubuhi oleh kekasihnya itu berkali-kali. Tetapi pada saat melakukan perbuatan itu korban mengaku dipaksa oleh pelaku,” ujarnya.

Atas perbuatan pelaku harus rela meringkuk di balik tahanan Mapolres karawang dan dijerat dengan pasal 81 dan 82, No 23 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.(jha)

happy wheels

2 thoughts on “ABG Cikampek Disetubuhi Pacar, Ibunya Lapor Polisi

  1. Nur Syamsu KurniaNur Syamsu Kurnia

    Kadang orang tua belum sadar, mengira anak 14 tahun yg wajahnya masih imut, tapi tubuhnya sudah mulai membentuk sempurna, dibiarkan bergaul dg tanpa pengawasan ketat. Tidak menyadari bahwa bahaya setiap saat bisa saja menimpa anaknya. Sudah baligh, sudah bisa hamil. Kalau sudah terbuka aib, baru menyalahkan anak, tapi korban sesungguhnya adalah anak. Karena mereka berbuat tanpa mengetahui resikonya. Tidak diberi pengetahuan ttg bahaya pergaulan bebas yg bisa merusak masa depannya.

Tinggalkan Balasan

Berita Sebelumnya:
Jokowi dan SBY
Demokrat Membuka Ruang Gabung Pemerintahan Jokowi-JK

Close