Awas! Daging Busuk Beredar di Karawang

Mobil Bok Yang Membawa Daging Busuk Serta Bau Ketika Dibuka Pintu Mobil oleh Sopir Serta Diperiksa Oleh Anggota Polsek Rengasdengklok Yang Sedang Melakukan Patro-1DAGING BUSUK: Sebuah mobil boks membawa daging busuk tengah diperiksa oleh salah seorang anggota Polsek Rengasdengklok. (TVB/Jay)

KARAWANG,TVBERITA.COM- Masyarakat Karawang harus lebih berhati-hati ketika hendak membeli atau mengkonsumsi daging. Pasalnya, daging busuk mulai beredar di Karawang. Lebih banyak daging tak layak konsumsi ini digunakan sebagai bahan baku daging olahan, seperti sosis maupun naget.

Polsek Rengasdengklok sempat menangkap pelaku yang mengangkut daging busuk tersebut. Sayang, penangkapan tidak sampai ke proses hukum. Petugas kepolisian melepaskan pelaku dan mobil pengangkut daging busuk itu dengan alasan sebagai teman. Di duga Polsek Rengasdengklok disuap oleh pemilik barang itu, yang juga sebagai pengusaha sosis atau naget di Kecamatan Rengasdengklok.

Pada Kamis (18/9), sekitar pukul 22.30 WIB, tiga orang anggota Polsek Rengasdengklok menangkap sebuah mobil boks dengan Nopol T 8251 DJ yang mengangkut daging busuk di Jalan Proklamasi, tepatnya dekat makam pahlawan atau sekitar Perumahan Dengklok Permai.

Ketiga anggota Polsek itu adalah anggota Satlantas yang sedang patroli. Yaitu, Briptu Tomas Pardede, Bripka Muryadi, dan Briptu Rosi. Pihaknya mengatakan, penangkapan itu dilakukan berawal dari rasa kecurigaan terhadap mobil tersebut, karena mencium bau busuk.

“Kami sedang patroli dan mencium bau busuk. Saat itu mobil sedang berhenti di depan Perumahan Dengklok Permai, dan kami dekati,” kata Tomas kepada KORAN BERITA (Group TVBerita.com).

Atas kecurigaan tersebut, pihaknya terpaksa membawa mobil dan supirnya bernama Nana (46), warga Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok ke Mapolsek Rengasdengklok, bertujuan untuk diproses lebih lanjut. “Setelah kami periksa, ternyata mobil itu berisi daging busuk. Akhirnya kami bawa ke Mapolsek,” jelasnya.

Menurutnya, pihaknya membawa mobil dan supirnya ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut. Selain itu, agar penyidik Polsek Rengasdengklok dapat mengetahui darimana datangnya daging busuk tersebut. “Kami bawa ke Mapolsek, karena Nana hanya seorang supir. Dia pasti punya bos,” ujarnya.

Sayangnya, sopir tersebut tidak diperiksa secara intensif di kantor Polsek Rengasdengklok. Bahkan, anggota Polsek Rengasdengklok tersebut malah membawa sopir dan mobil berisi daging busuk itu ke sebuah rumah yang diduga bos atau pemilik daging busuk itu. Mobil pengangkut daging busuk tersebut dilepaskan oleh petugas kepolisian dengan alasan tidak jelas.

Pemilik daging busuk itu, Wawan (43) yang juga pengusaha sosis dan naget di wilayah Rengasdengklok mengatakan, permasalahan ini sudah beres, dan tidak apa-apa. “Toh mereka semua adalah teman Saya. Saya kira tidak akan ada kendala terhadap perusahaan Saya, apalagi ketiga anggota polisi tadi merupakan Babinsa Polri di Desa Kertasari. Saya juga berteman dengan Kapolsek Rengasdengklok, Pa Sayuti, jadi apa yang mau dipermasalahkan,” kata wawan.
(jay)

happy wheels

Tinggalkan Balasan

Berita Sebelumnya:
Indriani ST copy
Modal Disiplin Indriani ST

Close