Ajang Supandi Mengaku Siap Nyalon Bupati

Ajang SupandiAjang Supandi (TVB/Faridha)

KARAWANG,TVBERITA.COM- Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Karawang, Ajang Supandi yang merupakan politisi Partai Gerindra digadang-gadang oleh masyarakat untuk turut serta menjadi kandidat dalam perhelatan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) 2015 nanti.

Menanggapi hal tersebut, Ajang menyatakan kesiapannya. “Saya merasa berbangga jika ada masyarakat yang menginginkan saya maju menjadi bupati. Dan saya siap-siap saja. Akan tetapi sebagai seorang yang berpartai saya menyerahkan kebijakan tersebut kepada partai,” ujar Ajang kepada KORAN BERITA (Group TVBerita.com), Senin (22/9).

Namun, dia masih menunggu kebijakan partai untuk menentukan calon bupati yang akan diusung. “Biarlah partai nanti yang menentukan. Itu kan urusan partai. Terus terang saya tidak mempunyai apa-apa untuk nyalon. Akan tetapi jika memang ada niat dan kemampuan pasti bisa saja terjadi,” paparnya.

Dikatakan, alasan warga menginginkan ia maju sebagai calon bupati diantaranya karena  dinilai mempunyai pengalaman dan kemampuan. “Kata mereka saya punya pengalaman, yakni semenjak saya jadi lurah di Pangkalan hingga sekarang. Tetapi itu mereka loh yang bilang bukan saya. Nanti malah dikira saya mendahului partai. Untuk Gerindra saat ini kurag dua kursi saja. Jika undang-undangnya jadi berubah ya tinggal melenggang saja,” jelasnya.

Menurutnya, Karawang saat ini dalam kondisi sakit lantaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak digenjot secara maksimal. Pasalnya masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal. “Perekonomian  masyarakat yang cenderung tidak merata harus segera dibenahi. Yang paling tepat ialah dengan menggalakan ekonomi kerakyatan seperti yang diusung partai Gerindra saat ini,” ungkapnya.

Lemahnya serapan anggaran, sambungnya, merupakan akibat dari kurang kreatifnya Organisasi Perangkat Daerah (PAD) dalam menggali potensi dalam bidang masing-masing. “Sebenarnya, potensi yang di Karawang sangat luar biasa. Hanya saja kinerja OPD belum tepat sasaran. Harusnya ereka tueun langsung ke lapangan agar tahu apa sih yang berlu digali,” tambahnya.

Menurutnya, pihak terkait harus jeli dalam melihat segala potensi yang ada di masing-masing daerah. “Misalnya bekas galian pasir dijadikan tempat jaring apung. Akan tetapi masyarakat juga memerlukan pendampingan dari pihak yang berkompeten agar lebih terarah. Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi harus turun untuk memberikan pendampingan,” ucapnya.

Selain itu, imbuhnya, potensi pariwisata yang saat ini masih terkesan tersembunyi perlu digali. Pasalnya, sektor pariwisata bisa dijadikan penggenjot PAD. “Saya juga sangat menyayangkan mengapa hal terjadi pada Karawang. Padahal, kita mempunyai kekayaan alam yang lengkap, seperti laut, danau, dan gunung. Kalau mereka pintar sedikit membuka celah potensi pasti hasilnya lebih baik,” serunya.
(far)

happy wheels

Tinggalkan Balasan

Berita Sebelumnya:
volley
Silahturahmi Voli ala Persit di Makorem 051/WKT

Close