Bagi Kue Mafia Migas Jadi Penyebab Konflik TNI-Polri

bentrok tni polri

JAKARTA,TVBERITA.COM- Pembagian kue yang tidak merata menjadi penyebab dari penembakan terhadap anggota TNI di Batam. Pihak TNI yang menyerang kantor polisi di Batam sebagai bentuk solidaritas para prajurit tanpa diperintah mendatangi kantor polisi untuk melakukan pengempungan.

Alih-alih untuk mengamankan, malah polisi melakukan tembakan karena aksi TNI dilokasi kejadian memang sangat aktif sehingga polisi meletuskan tembakan. “Informasi ini yang saya dapatkan,” terang Johnson Pandjaitan pakar hukum Indonesia, Jakarta (23/9).

Penembakan hanya sebatas isu dari konflik yang terjadi. Adu fisik kedua instansi yang tidak terhindarkan dengan saling siaga memang sudah menjadi hal biasa karena kedua instansi mempunyai tempremental yang tinggi.

Johnson menegaskan, di balik itu semua ada konflik besar yaitu pembagian kue yang tidak seimbang terhadap mafia migas. “Ada kasus penggelapan migas yang merugikan negara dari pertikaian itu, namun ini tidak mencuat ke permukaan sebagai landasan dari persoalan yang akan diselesaikan oleh kedua lembaga tersebut. Siapa yang besar dan pelaku utama dalam proses penggelapan migas diketahui oleh kedua instansi tersebut yang terjadi dalam penembakan anggota TNI kemungkinan besar hanya pemain kecil pemain kakapnya harus di cari,” kata Johnson.

Mafia migas tidak bisa ditolerir, karena beban negara sangat besar terhadap subsidi BBM. Maka tidak heran banyak mafia migas kakap bermain karena untung besar namun terlindungi dari instansi penegak hukum.

“Fenomena inilah yang menyebabkan kecemburuan sehingga menimbulkan konflik. Sangat disayangkan bila pertikaian yang terjadi hanya tuntas sementara saja. Kapan pun bisa mencuat lagi, maka oleh karena diperlukan proses yang terbuka dan dibentuk sebuah tim pemeriksa yang netral untuk mendamaikan,” pungkasnya.
(hul)

happy wheels

Tinggalkan Balasan

Berita Sebelumnya:
perumahan bekasi
Ratusan Warga Segara Jaya Boikot Proyek Perumahan

Close