Tayangan SpongeBob pun Punya Nilai Positif

spongebob 2

SPONGEBOB merupakan kartun tentang spons bernama SpongeBob. Dia tinggal di bawah laut bersama teman-temannya di sebuah kota bawah bernama Bikini Bottom. Kehidupan sehari-hari SpongeBob selain bekerja di Krusty Crab adalah bermain dengan teman-temannya, di antaranya Si Tetangga Patrick dan Squidward.

Film kartun ini diklaim Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebagai salah satu tayangan bermuatan negatif. Sebagaimana dikutip dari situs resminya kpi.go.id, SpongeBob menampilkan kekerasan fisik, adegan berbahaya, dan sifat negatif. Salah satu adegan yang menampilkan kekerasan fisik adalah saat SpongeBob dan sahabatnya, Patrick, bertengkar lalu keduanya berkelahi di atas ring tinju. Sedangkan tayangan yang bermuatan negatif diantaranya adalah ketika SpongeBob memelorotkan celananya dan meledek teman-temannya.

“Kartun-kartun yang berasal dari luar negeri itu juga membawa budaya luar yang tidak selalu cocok dengan budaya kita, misalnya adegan berpelukan,” papar Ketua KPAI, Arist Merdeka Sirait.

Meski begitu, SpongeBob pun masih memiliki nilai-nilai positif. Salah satu hal yang paling mencolok dari SpongeBob Squarepants adalah persahabatan yang apik antara SpongeBob dengan Patrick. Diceritakan, meskipun  karakter  Patrick  memiliki keterbatasan dalam berpikir, SpongeBob tetap setia dan tidak pernah meninggalkannya.

Selain persahabatan, semangat SpongeBob dalam bekerja juga bisa menjadi salah satu hal positif yang bisa diambil dari kartun ciptaan Stephen Hillenburg ini. Dikisahkan, menjabat sebagai koki Krabby Patty (sejenis burger) di restoran Krusty Krab, SpongeBob terlihat begitu bangga dan selalu bersemangat meskipun memiliki partner kerja bernama Squidward yang malasnya bukan main. Tidak heran, Tuan Krab selaku bos dari Krusty Krab, begitu mempercayainya.

Meskipun banyak mengalami kegagalan di setiap episodenya, SpongeBob Squarepants dikenal dengan optimismenya yang tinggi. Hal tersebut bisa dilihat dari kegigihannya dalam mengikuti pelatihan menyetir di tempat kursus milik Nyonya Puff. Walaupun sudah gagal hingga ratusan kali, spons kuning bercelana kotak itu tetap mau datang dan duduk di bangku paling depan. Yang menyerah, justru Nyonya Puff sendiri.

Selain bersahabat dengan Patrick, SpongeBob juga memiliki banyak teman di Bikini Bottom lingkungan tempat SpongeBob tinggal. Menariknya, SpongeBob tidak pernah membeda-bedakan teman meskipun jenisnya berbeda. Di antaranya Larry (Lobster), Pearl (anak Ikan Paus), The Flying Dutchman (hantu bajak laut), hingga Sandy yang merupakan seekor Tupai.

Sementara itu, Arist menilai dengan adanya kelebihan dan kekurangan ini, maka penghentian sepenuhnya bukanlah solusi. “Harus adanya regulasi yang jelas dari pemerintah. Selama ini negara tidak memfilter tayangan. Bisa dilakukan dengan cara sensor, ataupun pengaturan jam tayang. Selain itu, yang juga penting adalah adanya pendampingan dari keluarga,” ujar Arist mengakhiri.
(lp6,ib)

happy wheels

Tinggalkan Balasan

Berita Sebelumnya:
angkot
Ratusan Angkot di Karawang Tak Layak Jalan

Close